Syarat Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir Khusus Tenaga Kesehatan 2021, Ini Lokasi Pendaftaran

Mabes TNI akan segera membuka rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir Khusus Tenaga Kesehatan Tahun 2021. Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karier TNI TA 2021 Khusus Tenaga Kesehatan (Susgakes) mulai dibuka pada 12 Januari sampai 26 Februari 2021. Sebelum mendaftar, sebaiknya Anda memperhatikan syarat syarat yang harus dipenuhi dalam rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir Khusus Tenaga Kesehatan Tahun 2021.

Pada laman , Anda dapat mengetahui informasi dan syarat pendaftaran. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui jurusan apa saja yang dibutuhkan pada laman . Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir Khusus Tenaga Kesehatan dibuka bagi lulusan D3 atau S1, serta S1 Profesi.

Dikutip dari laman Rekrutmen TNI, terdapat 39 lokasi pendaftaran di berbagai provinsi di Indonesia. 1. Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS. 2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 4. Sehat jasmani, rohani dan bebas Narkoba. 5. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm.

6. Berumur setinggi tingginya : A. 26 tahun bagi yang berijazah D 3. B. 30 tahun bagi yang berijazah S 1.

C. 32 tahun bagi yang berijazah S 1 Profesi. 7. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi dengan Akreditasi ”A” : A. 2,80 bagi yang berijazah S 1 dan S 1 profesi.

B. 2,70 bagi yang berijazah D 3. 8. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi dengan Akreditasi “B” : A. 3,00 bagi yang berijazah S 1 dan S 1 profesi.

B. 2,90 bagi yang berijazah D 3. 9. Bagi jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S.1 Profesi dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter/Dokter Gigi dan melampirkan hasil Uji Kompetensinya (miminal Akreditasi Prodi “B”). 10. Bagi jurusan selain Kedokteran Umum/Gigi, telah lulus dan berijazah S 1 Profesi/S 1/D 3 dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa bidang Kesehatan dengan melampirkan Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi (minimal Akreditasi Prodi “B”).

11. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi Dokter Umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita yang berprofesi Dokter Umum belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma. 12. Membawa fotocopy sertifikat akreditasi program studi yang dikeluarkan oleh Ban PT. 13. Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.

14. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma. 15. Membawa surat bebas Covid 19 dari Rumah Sakit. 16. Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD).

Jurusan yang dibutuhkan dalam rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir Khusus Tenaga Kesehatan Tahun 2021 yakni: Jurusan Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi dibutuhkan pria dan wanita dengan gelar S1. Untuk jurusan Farmasi/ Apoteker (Apt) dibutuhkan pria dengan gelar S1.

Untuk Keperawatan, T. Elektro Medis dan Gizi dibutuhkan pria dengan gelar S1 dan D3. Jurusan Fisioterapi, Teknologi Laboratorium Medik (Analis Medis), Radiologi, Kesehatan Lingkungan, Perawat Gigi, Rekam Medis, Keperawatan Anastesiologi dibutuhkan pria dengan gelar D3. 1. NAD (Ajendam Iskandar Muda)

2. Medan (Ajendam I/Bukit Barisan) 3. Padang (Lantamal II Padang) 4. Riau (Lanud RSN Pekanbaru)

5. Tanjung Pinang (Lantamal IV Tg.Pinang) 6. Palembang (Ajendam II/Sriwijaya) 7. Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas)

8. Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih) 9. Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam) 10. Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf)

11. Panda Jakarta (Ajendam Jaya) 12. Bandung (Ajendam III/Siliwangi) 13. Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati)

14. Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana) 15. Semarang (Ajendam IV/Diponegoro) 16. Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto)

17. Solo (Ajenrem 074/Warastratama) 18. Purwokerto (Ajenrem 071/WK) 19. Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya)

20. Malang (Lanud Abdulrachman Saleh) 21. Madiun (Lanud Iswahyudi) 22. Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman)

23. Banjarmasin (Lanal Banjarmasin) 24. Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura) 25. Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung)

26. Makassar (Ajendam XIV/Hasanudin) 27. Manado (Ajendam XIII/Merdeka) 28. Palu (Lanal Palu)

29. Kendari (Lanal Kendari) 30. Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura) 31. Ternate (Ajenrem 152/Babullah)

32. Bali (Ajendam IX/Udayana) 33. NTT (Ajenrem 161/WS) 34. NTB (Ajenrem 162/WB)

35. Jayapura (Ajendam XVII/Cendrawasih) 36. Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja) 37. Manokwari (Ajendam XVIII/Kasuari)

38. Sorong (Ajenrem 171/Praja Vira Tama) 39. Merauke (Lantamal XI Merauke)