Liga Inggris Mendadak Jadi Liga Petani Karena Terlalu Superiornya Manchester City?

Premier League dikhawatirkan mendadak menjadi liga petani setelah Manchester City tampil terlalu dominan pada musim ini. Manchester City tampil luar biasa dalam gelaran Liga Inggris 2020 2021 kali ini. Manchester City saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 62 poin dari 26 laga.

Tim asuhan Pep Guardiola itu bahkan unggul 12 poin atas rival terdekatnya, Manchester United, yang berada di posisi kedua. Manchester United hanya mengoleksi 50 poin dari 26 laga di Liga Inggris musim ini. Jumlah poin yang diraih Manchester City tersebut rupanya merupakan yang paling tertinggi di antara lima liga top Eropa.

Bahkan, selisih antara Manchester City dengan posisi kedua juga menjadi yang terbesar di antara lima liga top Eropa sampai saat ini. Di Liga Spanyol, posisi puncak dipegang oleh Atletico Madrid dengan koleksi 58 poin dari 24 laga. Di posisi kedua ada Barcelona yang meraih 53 poin dari 25 laga yang sudah mereka lakoni di Liga Spanyol 2020 2021.

Persaingan yang lebih seru terjadi di kompetisi Liga Prancis, Lille masih menduduki peringkat pertama dengan koleksi 59 poin dari 27 laga. Lille hanya terpaut 2 poin dari Paris Saint Germain yang sudah mengoleksi 57 poin dari 27 laga. Lille juga hanya terpisah tiga dan empat poin dari peringkat ketiga yang dihuni Olympique Lyon dan peringkat keempat yang dihuni AS Monaco.

Sementara itu di Bundesliga, Bayern Muenchen yang biasanya mendominasi juga mendapatkan perlawanan yang cukup ketat dari peringkat kedua, RB Leipzig. Bayern Muenchen saat ini mengoleksi 52 poin dari 23 laga dan hanya terpaut 2 poin dari RB Leipzig di posisi kedua. Di Liga Italia, Juventus nampaknya tidak mendominasi lagi pada musim ini.

Si Nyonya Tua masih tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 46 poin dari 23 laga. Persaingan ketat justru diperlihatkan dua tim sekota, yakni AC Milan dan Inter Milan. Inter Milan masih memimpin dengan koleksi 56 poin dari 24 laga, sementara AC Milan berada di posisi kedua dengan koleksi 52 poin dari 24 laga.

Kondisi tersebut jelas menimbulkan tanda tanya besar soal reputasi Liga Inggris yang disebut sebagai kompetisi paling ketat di Eropa. Nyatanya, ketatnya persaingan di Liga Inggris hanya terjadi pada peringkat dua ke bawah saja. Itu pun juga terjadi pada lima liga top Eropa lainnya.

Terlebih lagi, dua liga yang selama ini disebut sebagai liga petani, yakni Bundesliga dan Liga Prancis, justru menampilkan persaingan yang lebih ketat dalam hal gelar juara dibandingkan Premier League. Lantas, pantaskah Premier League saat ini pantas disebut sebagai liga petani? Liga petani sendiri merupakan sebutan untuk kompetisi sepak bola yang hanya didominasi oleh satu tim tertentu.

Dulu, sebutan liga petani atau farmer league sangat lekat dengan Bundesliga dan Liga Prancis yang hanya didominasi satu tim. Bundesliga didominasi Bayern Muenchen, sementara Liga Prancis didominasi oleh Paris Saint Germain. Lalu, dengan komposisi klasemen demikian, masih pantaskah Liga Inggris disebut sebagai kompetisi paling ketat di Eropa saat ini?