UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia per 16 Februari: Tambah 10.029 Kasus Positif, Total Kasus 1.233.959

Jumlah kasus virus corona atau Covid 19 di Indonesia bertambah setiap harinya. Menurut data situs covid19.go.id , hingga Selasa (16/2/2021) pukul 16.40, total sudah ada 1.233.959 kasus Covid 19 di Indonesia. Hari ini Selasa (16/2), kasus positif Covid 19 bertambah sebanyak 10.029 pasien

Tiga hari sebelumnya, penambahan kasus sekitar 6 8 ribu. Kabar baiknya, pasien sembuh hari ini bertambah sebanyak 7.609 orang. Jumlah angka kesembuhan berjumlah 1.039.674 orang.

Adapun kasus kematian bertambah 229 jiwa pada hari ini. Penambahan kasus kematian itu membuat jumlah kasus berujung kematian menjadi 33.596. Dikutip dari berikut cara pencegahan Covid 19 pada level individu dan masyarakat:

A. Pencegahan Level Individu Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah COVID 19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara: A. Mencuci tangan lebih sering menggunakan sabun dan air setidaknya 20 detik atau pembersih tangan berbasis alkohol ( hand sanitizer ), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.

B. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut menggunakan tangan yang belum dicuci. C. Jangan berjabat tangan. D. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.

E. Tutupi mulut saat batuk dan bersin menggunakan lengan atas bagian dalam atau memakai tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan. F. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah bepergian. G. Bersihkan dan berikan disinfektan secara berkala pada benda benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lain lain), gagang pintu, dan lain lain.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan farmasi BUMN PT. Bio Farma Persero menargetkan, pengiriman secara bertahap 140 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac rampung pada Juli 2021. "Bahan baku vaksin Covid 19 dari Sinovac ini, akan terus berdatangan hingga mencapai 140 juta dosis, yang diperkirakan akan selesai terkirim pada Juli 2021 mendatang," ujar Juru Bicara PT. Bio Farma Bambang Heryanto saat dikonfirmasi, Selasa (16/2/2021). Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memproduksi bahan baku vaksin yang sebelumnya tiba dalam dua gelombang.

Yakni, sebanyak 15 juta dosis bahan baku dikirim pada tanggal 12 Januari 2021, dan 10 juta dosis terkirim pada 2 Februari 2021. "Bahan baku yang ada sudah mulai di proses produksi di Bio Farma," ungkapnya. Nantinya lanjut dia, dari 140 juta bahan baku itu akan menghasilkan sekitar 122,5 juta dosi vaksin.

"Estimasi menjadi sekitar 122.5 juta dosis vaksin Covid 19," kata Bambang. Diketahui, pemerintah akan memulai vaksinasi tahap kedua bagi 16,9 juta orang petugas pelayanan publik dan 21,5 juta lansia. Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah ini dilakukan secara bertahap berdasarkan pertimbangan risiko penularan dan ketersediaan vaksin.

Pada tahap pertama ini, pemerintah menargetkan 1,5 juta tenaga kesehatan divaksinasi Covid 19 hingga akhir Februari ini.